LOGO ATAS 1

 

Atribut BGColor di Tag Marquee

diharapkan para pihak dapat hadir sebelum jam sidang dimulai dengan mempersiapkan alat bukti surat dan saksi yang diperlukan. Lakukan pendaftaran sidang pada meja pendaftaran sidang. Sidang dilaksanakan sesuai urutan. TETAP JALANKAN PROTOKOL COVID-19. Layanan tidak diberikan apabila tidak mematuhi protokol kesehatan. Demikian mohon maklum dan terimakasih -

 

Meningkatkan Kualitas Pelayanan, PA Wonosari Adakan Briefing
Petugas Pelayanan Tiap Minggu

brief1

    Rabu (11/05/2022) - Sebagai salah satu bentuk tanggung jawab PA Wonosari kepada stakeholder, sudah tentu suatu pelayanan publik yang diselenggarakan harus mencakup seluruh stakeholder yang membutuhkannya. Artinya jangan ada “tebang pilih” dalam pelaksanaannya dan yang paling penting lagi adalah bagaimana stakeholder dapat merasakan kepuasan dari layanan yang diberikan kepada mereka.

    Oleh karena itu, perlu dilakukan berbagai strategi ataupun cara untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik sehingga tujuan dari pelaksanaan pelayanan publik itu dapat tercapai dan memberikan tingkat kepuasan kepada stakeholder yang menerimanya. Salah satu strategi PA Wonosari, dengan dilakukannya briefing bersama para petugas yang bertugas di bagian pelayanan tiap 1 (Satu) Minggu sekali yaitu di hari Rabu.

brief2

   Kegiatan ini dilakukan secara terus-menerus untuk memperbaiki berbagai kesalahan-kesalahan yang sering ditemui dan memberikan solusi terhadap pemecahannya. Selain itu langkah selanjutnya sebagai salah satu cara peningkatan pelayanan publik yaitu dengan menciptakan kebijakan-kebijakan yang mendukung terselenggaranya peningkatan kualitas pelayanan kepada publik. Diharapkan dengan penerbitan kebijakan mengenai peningkatan pelayanan publik itu akan semakin mendorong terciptanya kualitas pelayanan yang efektif, efisien dan akuntabel.

   Bertempat di Lobby Kantor Pengadilan Agama Wonosari, ibu Rogaiyah, S.Ag. (Ketua) tidak lupa mengingatkan untuk seluruh pegawai PA Wonosari terutama petugas pelayanan agar selalu menampilkan 5S (Senyum, Sapa, Salam, Sopan dan Santun).

 

 

Apel Senin Dan Halal Bihalal Menjadi Awal Kegiatan Pengadilan Agama
Wonosari Hari Ini

halalb

Apel hari Senin

    Suasana Idul Fitri memang sudah usai, namun suasana hari kemenangan tersebut masih terasa. Senin, 9 Mei 2022 bertepatan dengan tanggal 8 Syawal 1443 H. Pengadilan Agama Wonosari awali kegiatan hari ini dengan Apel Pagi, setelah sekian lama Pengadilan Agama Wonosari libur di Hari Raya Idul Fitri dan Cuti Bersama. Apel dipimpin oleh Triyono Anjar Siswanto dan dibina oleh Ketua PA Wonosari ibu Rogaiyah, S.Ag.. Pada kesempatan ini, Rogaiyah,S.Ag. yang merupakan Ketua PA Wonosari mengatakan kegiatan yang dilangsungkan ini adalah momen yang tepat untuk memulai kembali aktifitas kita dalam melayani masyarakat. "Saya merasa terpukau melihat besarnya antusias dari beberapa pegawai Pengadilan Agama Wonosari yang memperlihatkan kerinduan untuk berkumpul kembali dan ingin segara masuk kantor. Semoga hal ini tidak hanya untuk berkumpul saja tapi juga untuk melaksanakan tugas dalam melayani masyarakat dengan lebih baik” ujar Rogaiyah, S.Ag..

halalb2

Halal bihalal seluruh pegawai PA Wonosari

    Di akhir kegiatan Apel Senin pagi, pimpinan dan seluruh pegawai bermaaf-maafan dengan membuat barisan melingkar. Bertempat di halaman depan kantor Pengadilan Agama Wonosari di bawah teriknya matahari pagi. 

 

 

Tindak Lanjut Permohonan, PA Wonosari Silaturahmi ke DPK Daerah Kabupaten Gunungkidul

dpk2

    Pada Hari Kamis, tanggal 28 April 2022 Ketua Pengadilan Agama Wonosari didampingi Panitera dan Sekretaris melakukan kunjungan atau silaturahmi ke Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kabupaten Gunungkidul. Kunjungan tersebut dalam rangka tindak lanjut kerjasama dalam menitipkan arsip perkara sebagaimana diatur dalam Perma Nomor 7 Tahun 2015 Tentang Organisasi dan Tata Kerja Kepaniteraan dan Kesekretariatan Pengadilan.

     Kunjungan diterima oleh Kabid Kearsipan, Hanung Kuncahyo, S.Kom didampingi oleh tim. Dalam kunjungan tersebut membahas tentang pengelolaan arsip perkara, bahwa untuk arsip perkara di Pengadilan Agama Wonosari sudah penuh dan perlu untuk menitipkan arsip perkara ke Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah.

dpk

 

    Dalam kesempatan tersebut disampaikan oleh petugas arsip perlu untuk mencari payung hukum untuk mengkaji prosedur penghapusan berkas perkara, hal ini terkait dengan JRA (Jangka Retensi Arsip). Seiring dengan proses tersebut Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah siap membantu untuk proses penitipan berkas perkara yang direncanakan akan dilanksanakan pada tanggal 25 Mei 2022. 

 

 

Tindak Lanjut Perjanjian Kerjasama, Kepala Dinsos Kabupaten Gunungkidul
Berkunjung ke PA Wonosari

dinsos1

    Rabu, 27 April 2022, pukul 08.30 WIB, Ketua Pengadilan Agama Wonosari, Rogaiyah, S.Ag. mendapat kunjungan dari Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Gunungkidul, Ir. Asti Wijayanti, MA, dengan didampingi antara lain oleh Aris Winata, A.MAK, SKM, MM, Kepala UPT Perlindungan Perempuan dan Anak, dan Desti Fatmasari, S.Psi., M.Psi, Psikolog Klinis pada UPT tersebut.

    Bertempat di ruangannya, Ketua PA Wonosari didampingi oleh Yudi Hardeos (Hakim), Taslim, S.H. (Sekretaris), Sitatun, S.H. (Panitera Muda Permohonan). Maksud kunjungan tersebut adalah dalam rangka membahas rancangan nota kesepahaman tentang pencegahan perkawinan anak. Dalam hal ini, Pengadilan Agama Wonosari Kelas I B bekerja sama dengan Kementerian Agama Kabupaten Gunungkidul, Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan & Perlindungan Anak Kabupaten Gunungkidul, dan Dinas Kesehatan Kabupaten Gunungkidul.

dinsos4

    Kerjasama dimaksud antara lain yaitu melakukan sosialisasi Pencegahan Perkawinan Anak kepada masyarakat Kabupaten Gunungkidul, yang meliputi Kepala Keluarga, remaja di bawah usia 19 (sembilan belas) tahun, Penghulu, Petugas Penghubung Urusan Keagamaan Desa (P2UKD)/Petugas Penghubung Urusan Keagamaan Kelurahan (P2UKK), pemerintahan desa/kelurahan, tokoh adat, tokoh agama, dan tokoh masyarakat. Selain itu juga dengan menerbitkan surat keterangan atau rekomendasi sebagai bukti pendukung bagi masyarakat yang ingin mengajukan permohonan dispensasi kawin ke Pengadilan dengan alasan yang sangat mendesak, baik rekomendasi terkait kondisi psikologis anak, kemandirian ekonomi anak, maupun kesiapan organ reproduksi anak.

    Dengan pembahasan rancangan nota kesepahaman diharapkan dapat menurunkan angka perkawinan anak di Kabupaten Gunungkidul, serta dapat dengan baik menjalankan amanat Undang-Undang Nomor 16 tahun 2019 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, dan Peraturan Mahkamah Agung RI Nomor 5 tahun 2019 tentang Pedoman Mengadili Permohonan Dispensasi Kawin, serta menyelenggarakan Kabupaten/Kota Layak Anak di Kabupaten Gunungkidul.

 

 

Seri Edukasi Pembangunan Zona Integritas Dikemas Dalam Khultum PA Wonosari

khultum

    Agenda kuliah tujuh menit merupakan salah satu dari serangkaian kegiatan Ramadhan 1443 H di Pengadilan Agama Wonosari. Di pekan terakhir Ramadhan kali ini, kuliah singkat tersebut disampaikan oleh Yudi Hardeos, Hakim Pengadilan Agama Wonosari dengan dimoderatori oleh Anang Azis, S.H.

    Dalam kesempatan tersebut, Yudi menyampaikan bahwa Integritas merupakan bagian dari konsep mayor etika islam yaitu iman. Konsepnya sederhana, jika ingin menumbuhkan integritas, tumbuhkan saja iman kepada Allah SWT dan hari akhir. Seorang yang beriman tentulah bekerja dengan baik, jujur dan amanah, tidak ada urusan apakah sedang disorot CCTV ataupun sedang dipantau oleh atasan atau tidak. Hal tersebut karena buah dari iman adalah ihsan. Kisah Khalifah Umar bin Khattab yang mengangkut sendiri bahan makanan untuk fakir miskin, karena takut dengan pertanggungjawaban dengan hari akhir, menunjukkan Umar melayani umat dengan didasari ihsan. Demikian pula ketika Umar bin Khattab menguji seorang anak gembala untuk menjual seekor domba milik majikannya, dan jika ketahuan kurang satu, agar katakan saja dimakan serigala, lalu anak tersebut menjawab, lalu dimana Allah? Jawaban anak ini juga berdasarkan ihsan, sebuah keyakinan bahwa tak satu kejadian pun yang luput dari pengawasan melekat dari Allah SWT.

khultum2

    Buah dari ihsan adalah akhlak, yakni memelihara hubungan integral antara makhluk dan khalik, integral dengan integritas memiliki akar kata latin yang sama, yang artinya utuh. Akhlak sendiri merupakan komponen terpenting dalam etika Islam yang merupakan tujuan diutusnya Nabi SAW. Pemerintahpun mencanangkan core berakhlak bagi ASN, meski dengan pendekatan akronim BerAKHLAK. Dengan kata lain, ASN yg berorientasi pelayanan, akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif dan kolaboratif sudah bisa menyandang gelar berakhlak baik secara harfiah maupun akronim berakhlak itu sendiri. Sedangkan integritas sudah mencakup di dalamnya.

    Kata integritas akar katanya berasal dari bahasa latin, yang disebut-sebut sulit didefinisikan. Menurut Jack Welch integritas itu sesuatu yang kabur atau tidak jelas. Menurut dr. Kenneth Boa integritas adalah antonim dari hipokrit. Ada pula yang memadankan dengan istilah kredibilitas, dimana Integritas urusan hati, sedangkan kredibilitas urusan akal. Namun demikian, dalam islam, integitas bukanlah barang baru dan bukan benda asing. Bahkan banyak terminologi dalam konsep etika Islam lebih banyak seperti iman, ihsan, akhlak, shidiq, amanah, fathonah dan tabligh. Maka sudah seyogyanya kita sebagai muslim juga tidak menganggap istilah intergitas sebagai sesuatu yang asing, sehingga sudah sepatutnya pula kita dapat menerapkannya dengan baik.

 

Hubungi Kami

Pengadilan Agama Wonosari 

Jalan KRT Judoningrat, Siraman, Wonosari, Gunung Kidul

Telp: 0274-391325 

Fax: 0274-392802

Email  :

This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

=================

This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it. (khusus panggilan tabayyun / delegasi)

h

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Tautan Aplikasi

SIPP

Komdanas

SIKEP

SIMARI

LPSE